17 Januari 2016 - 14:25
Khatib Jumat Tehran Minta Pemerintah Iran Waspadai Barat

Khatib Jumat Tehran kepada para pejabat Iran mengatakan, di hari-hari terakhir menjelang tibanya pasca sanksi dan pelaksanaan JCPOA, mereka harus berhati-hati jangan sampai pihak lawan melanggar komitmennya.

Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani, Khatib Jumat Tehran dalam khutbahnya menyoroti langkah verifikasi terhadap para inspektur nuklir Badan Energi Atom Internasional, IAEA atas instalasi nuklir Iran termasuk reaktor air keras Arak.

Ia menambahkan, kita tidak boleh membiarkan pihak lawan untuk arogan.

Terkait masuknya dua kapal tempur Amerika Serikat bersama 10 tentara ke wilayah laut Iran di Teluk Persia, Ayatullah Kermani menuturkan, Angkatan Laut, Garda Revolusi Islam Iran menangkap tentara Amerika dengan penuh keberanian.

Khatib Jumat Tehran menjelaskan, permintaan maaf Amerika karena telah memasuki zona laut Iran tanpa izin, membawa pesan bagi semua negara termasuk di kawasan, bahwa Iran kuat dan akan menunjukkan kekuatannya.

Berkenaan dengan eksekusi mati Syeikh Nimr Baqir Al Nimr, ulama Syiah terkemuka Arab Saudi, Ayatullah Kermani menerangkan, teriakan-teriakan ulama pejuang ini akan selalu menggema dan rezim Al Saud akan runtuh.

Khatib Jumat Tehran menegaskan, kalian yang tidak pernah menjaga kehormatan Baitullah, harus menunggu murka Ilahi.

Ayatullah Kermani juga menekankan persatuan dan solidaritas masyarakat dan pemerintah di bawah dukungan dan ketaatan pada Wilayah Fakih, untuk membangun Iran dan masyarakat Islam. (IRIB)